Makanan organik kenapa lebih baik? Lalu, kenapa makanan organik bisa lebih sehat bagi tubuh kita? Simak artikel kami tentang makanan organik dan apa saja kelebihannya.

Artikel ini dipersembahkan oleh Biocalci, suplemen kalsium organik + Ester C yang dilengkapi dengan Vitamin D3 untuk membantu penyerapan kalsium ke dalam tubuh.

Arti Makanan Organik

Dalam dua puluh tahun terakhir, popularitas makanan organik meroket. Sebab banyak orang merasa mengkonsumsi makanan ini lebih aman, lebih sehat, dan lebih nikmat, daripada makanan biasa. Bahkan ada yang mengklaim kalau makanan jenis ini lebih ramah terhadap lingkungan dan hewan. Tapi apa sih sebenarnya makanan organik itu?

Kata ‘organik’ sendiri menggambarkan proses bagaimana sebuah produk itu dibudidaya atau dikembangbiakan. Jadi makanan bisa dikatakan ‘organik’ jika dibudidayakan, atau dikembangbiakan, dengan alami dan tidak menggunakan zat kimia atau tambahan.

Ini Kelebihan Organik

Kenapa makanan organik diklaim lebih sehat dibanding makanan biasa? Ada beberapa faktor yaitu:

1. Lebih banyak antioksidan dan vitamin

Beberapa penelitian menemukan bahwa makanan nabati yang dibudidayakan secara organik dapat mengandung lebih banyak nutrisi seperti Vitamin C, zinc, dan zat besi. Dengan kandungan antioksidan lebih banyak, makanan jenis ini dapat membantu daya tahan tubuh menjadi lebih baik.

2. Nitrat lebih rendah

Sayuran dan buah-buahan yang dibudidayakan dengan cara organik juga memiliki kadar nitrat lebih rendah 30 persen dari sayuran serta buah biasa. Apa hubungan nitrat dengan kesehatan? Kadar nitrat yang tinggi berhubungan dengan peningkatan beberapa jenis kanker. 

3. Omega-3 lebih banyak

Produk susu organik dapat mengandung kadar asam lemak omega-3 lebih tinggi. Hasil sebuah review dari 67 penelitian juga menemukan bahwa daging organik pun mengandung asam lemak omega-3 lebih tinggi, dan lemak jenuh lebih rendah, dari daging biasa. Asam lemak omega-3 ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah mampu menurunkan resiko penyakit jantung.

4. Zat kimia lebih sedikit

Karena dibudidayakan dan dikembangbiakkan tanpa bahan-bahan kimia, maka makanan jenis ini mengandung lebih sedikit zat kimia dari pestisida. Hal ini membuat resiko terpapar residu pestisida dan bakteri kebal antibiotik lebih rendah pada konsumen makanan ini.

Sebuah penelitian juga menemukan bahwa kadar kadmium, logam yang sangat beracun, pada makanan organik lebih rendah 48 persen dari makanan biasa.

Lengkapi Dengan Suplemen Yang Juga Organik

Seringkali kita memiliki pola makan yang tidak seimbang, sehingga vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh tidak terpenuhi. Ada baiknya kita lengkapi pola makan kita dengan konsumsi suplemen seperti Biocalci, suplemen kalsium organik plus Ester C yang dilengkapi dengan Vitamin D3.

Selain untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, ternyata kalsium juga diperlukan tubuh dalam menjaga daya tahan tubuh berfungsi normal untuk menghalau infeksi virus dan bakteri. “Kami menemukan bahwa sinyal kalsium memiliki peran penting untuk menjaga daya tahan tubuh tetap seimbang, meningkatkan ketepatan waktu respon sistem imun,” jelas Stefan Feske, MD, seorang profesor patologi dari NYU Langone. Kandungan Vitamin C jenis Ester C dalam Biocalci membuatnya lebih tidak perih di lambung, karena Ester C memiliki tingkat keasaman yang mendekati netral.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *