Memasuki bulan suci Ramadhan, puasa adalah salah satu kewajiban bagi umat Islam. Tidak hanya sebagai ibadah, puasa ternyata punya banyak manfaat kesehatan bagi wanita. Apa saja manfaat puasa untuk kesehatan wanita? Simak selengkapnya di artikel ini. 

Artikel ini dipersembahkan oleh Biocalci, sebuah suplemen kalsium organik + ester-C dilengkapi dengan vitamin D3 untuk membantu menjaga kesehatan tulang. Selain itu, kalsium organik, ester-C, dan vitamin D3, juga bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh.

Manfaat Puasa Bisa Berbeda Sesuai Jenis Kelamin

Manfaat puasa bisa berbeda-beda sesuai dengan jenis kelamin. Beberapa riset menunjukkan manfaat berpuasa pada wanita lebih sedikit dibanding pria. Contohnya adalah metabolisme pria akan meningkat 14% saat puasa dibanding wanita. Perbedaan ini bisa dipengaruhi oleh perbedaan hormonal antara wanita dan pria. 

Meski demikian, wanita tetap akan memperoleh manfaat puasa. 

Berikut manfaat puasa pada wanita.

  1. Mengurangi Berat Badan

Saat berpuasa, terjadi peralihan metabolisme di mana tubuh menghabiskan simpanan gula dan mulai membakar lemak. Konsumsi kalori harian pun ikut berkurang. Hal ini memungkinkan turunnya berat badan. Puasa sama efektifnya dengan diet kalori, untuk menurunkan berat badan dan menjaganya tetap ideal. 

  1. Memelihara Kesehatan Mental

Dikutip dari sebuah riset di Inggris, puasa meningkatkan perasaan mawas diri, rasa bangga dan kontrol diri. Selama menjalani puasa Ramadhan, perasaan tenang dan dekat kepada Tuhan akan menciptakan kesejahteraan emosional. Puasa juga dapat membantu menurunkan kortisol (hormon stres) dan menstimulasi endorfin (hormon bahagia). 

  1. Mempercepat Metabolisme

Saat puasa, metabolisme tubuh akan bekerja lebih cepat karena terbatasnya makanan dalam usus. Saat sisa makanan dalam usus habis, sumber energi berasal dari lemak. Lancarnya metabolisme tubuh juga berkaitan dengan menurunnya tingkat stres selama puasa. 

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Puasa akan membuat orang lebih menjaga kesehatan dan pola makan, seperti mengurangi makanan berlemak yang dapat memicu penyakit jantung. Sebuah riset dari University of Illinois juga menunjukkan bahwa puasa dapat menurunkan tekanan darah hingga 6% selama 3 minggu.

  1. Menjaga Kesehatan Kulit

Menurut Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin sekaligus Direktur SDM dan Akademik RS UGM, dr. Arief Budiyanto, Ph. D, Sp. KK(K), terjadi proses fisiologis pada kulit saat menjalankan ibadah puasa. Ketika puasa, racun dan bahan berbahaya bagi tubuh akan dikeluarkan dari tubuh (detoksifikasi) dan mendorong peningkatan regenerasi sel dan jaringan, yang akan menghambat proses penuaan kulit. 

Penuhi Asupan Nutrisi

Demi menunjang kelancaran ibadah puasa, penting untuk menjaga kebutuhan nutrisi tubuh, terutama bagi wanita yang mengalami menstruasi, kehamilan dan menopause. Jangan sampai kebutuhan harian tubuh berkurang sehingga menghambat ibadah puasa. 

3 nutrisi penting yang tidak dapat Anda lewatkan saat sahur dan berbuka adalah kalsium, vitamin D3, dan Ester-C. 

Kalsium: membantu menjaga kepadatan tulang 

Vitamin D3: mengoptimalkan penyerapan kalsium pada tulang

Ester-C: menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit

Seperti Biocalci, suplemen kalsium organik yang lebih mudah diserap tubuh dan kandungan vitamin D3 dan Ester-C yang lebih tidak asam di lambung, yang akan menjaga kesehatan tulang dan daya tahan tubuh Anda selama puasa. 

Ditinjau oleh: dr. Putri Wulandari

Leave a Reply

Your email address will not be published.